Sejarah 14 Jenis Gitar Akustik Dan Elektrik Lengkap Dengan Perkembangannya

Bagi penggemar musik akustik, Anda harus terbiasa dengan senar atau senar instrumen yang disebut gitar. Ya, mendengarkan alat musik jenis ini adalah salah satu alat musik paling populer. Biasanya menjadikan gitar sebagai alat musik pilihan karena kemudahan memainkan alat ini. Beberapa musisi bahkan mengklaim bahwa gitar adalah jenis instrumen yang tidak dapat dihapus ketika memainkan musik.

Gitar mempertahankan karakteristiknya sendiri. String senar yang dimainkan oleh gitaris sering kali bahkan merupakan peristiwa spektakuler. Indonesia juga merupakan negara yang sangat menyukai instrumen senar ini. Jelas, ada banyak nama musisi Indonesia yang bermain gitar secara tegas dikenal di luar negeri. Namun, tahukah Anda bahwa gitar sebenarnya cukup untuk menyelamatkan sejarah yang berkelok-kelok? Bahkan dikatakan bahwa ia menjalani proses reinkarnasi yang panjang dari setiap era untuk menjadi gitar seperti sekarang ini. Nah, bagaimana asal mula instrumen ini ada dan dikenal di seluruh dunia? Inilah komentarnya!

baca juga: macam-macam genre musik lengkap dengan pengertiannya

Gitar didefinisikan oleh definisi sebagai alat musik yang terbuat dari kayu seperti biola, dengan leher panjang, dengan enam atau lebih senar, yang dimainkan dengan jari (KBBI, 2016). Secara tradisional, gitar dibuat dari kayu dengan senar nilon atau baja. Saat ini di beberapa gitar modern, bahan bakunya berasal dari polycarbonate. Ada dua jenis gitar yang umumnya dikenal, yaitu gitar akustik dan gitar listrik.

Gitar akustik adalah gitar yang dirancang dengan tubuh berongga di tengah. Lubang ini digunakan untuk menggema suara ketika senar dipilih, karena gitar akustik dimainkan tanpa menggunakan tenaga listrik atau manual. Kedua, itu adalah gitar listrik yang merupakan gitar yang dimainkan dengan bantuan listrik untuk mempertahankan suara Anda. Desain gitar listrik sedikit berbeda dari akustik karena bagian tengah tidak berongga. 


Memahami gitar


Kata "gitar" dalam bahasa Indonesia adalah adaptasi dari "gitar" Inggris yang diambil dari penunjukan alat musik kuno dari wilayah Persia pada tahun 1500SM. Instrumen ini sebelumnya dikenal sebagai Citar atau Sehtar. Beberapa sebutan untuk instrumen gitar musik di berbagai negara di Eropa adalah sebagai berikut.

1. Penunjukan Qithara untuk alat musik dawai (gitar) di Yunani kuno
2. Gittern, nama gitar di Eropa Barat
3. Lira atau Lute adalah sebutan gitar di wilayah Eropa dan Timur Tengah
4. Vihuela, penunjukan gitar untuk wilayah Spanyol.

Sejarah pasti dari alat musik dawai ini belum diketahui. Namun, para ahli berpendapat bahwa munculnya gitar bertepatan dengan penemuan literatur abad ke-13 yang menggambarkan instrumen string sebagai gitar. Sejarah gitar diyakini telah muncul sejak lama karena diukir pada batu 3300 tahun. Ukiran tersebut menggambarkan seorang penyair dari kerajaan Het dengan alat musik gesek. Sebelum gitar listrik ditemukan, gitar diartikan sebagai papan suara datar yang terbuat dari kayu panjang, dengan bagian belakang leher rata. Berikut ini adalah perkembangan gitar dari waktu ke waktu.


Pengembangan Gitar dari Waktu ke Waktu

1. Abad ke-13, gitar muncul dalam literatur dan catatan dari abad pertengahan. Alat musik gitar dikenal sebagai gittern.
2. 1500 SM, orang-orang Persia tahu bahwa instrumennya adalah mengutip atau sehtar. Berbagai desain alat musik ini berevolusi untuk menunjukkan tanbur sebagai sebutan baru.
3. 476 a. C., alat musik tanbur yang dibawa oleh orang Romawi ke Spanyol. Di Spanyol, tanbur berkembang dan menjadi dua jenis: gitar Moor sebagai irama dan gitar Latin sebagai chord.
4. 300 SM, orang-orang Yunani dan Romawi mengembangkan alat musik tanbur
5. 176 SM, orang-orang Arab membawa Al ud, alat musik seperti gitar gambus ke Spanyol. Konstruksi Al ud dan dua model gitar Romawi membentuk dasar untuk pembentukan vihuela, alat musik gesek dari Spanyol.
6. Abad keenambelas, Vihuela menjadi alat musik populer di Spanyol dan Italia.
7. Abad ke-17, akhir vihuela berkembang dan menjadi gitar klasik 5-kursus, menggantikan gitar 6-kursus.
8. Pada awal abad ke-19, gitar akhirnya menjadi alat musik dengan hanya 6 senar.

The Renaissance diyakini sebagai awal dari munculnya bentuk gitar modern. Meskipun pada saat itu alat musik dawai dilengkapi dengan 4 pasang senar. Gitar dianggap memiliki kemiripan dengan alat musik vihuela, sampai akhirnya diketahui bahwa gitar itu sebenarnya adalah reinkarnasi dari vihuela Spanyol. Pada abad ke-15, Juan Bermudo akhirnya menyatakan risalah yang berisi bagian-bagian alat musik gesek dengan senar. Pernyataan itu akhirnya menemukan perbedaan antara vihuela dan gitar.

Gitar 6 senar dapat dimainkan bahkan tanpa bantuan instrumen apa pun kecuali daya listrik untuk gitar listrik. Saya hanya mengerti mengapa saat itu lebih dikenal sebagai gitar akustik yang dimainkan secara manual. Namun, seiring perkembangan zaman gitar kini juga dilengkapi dengan berbagai aksesoris yang mendukung kinerja dan penampilan gitar.


Aksesori gitar


1. plectrum atau Pick



Spektrum atau Pick adalah pelengkap gitar yang diperlukan untuk memainkan string. Biasanya spektrum hanya digunakan pada jenis gitar listrik, bahan yang berasal dari bahan keras akan membantu senar diperkuat. Bahan baku untuk membuat spektrum dapat bervariasi, seperti kayu, logam, plastik, tulang, bahkan cangkang kura-kura. Untuk jenis yang terakhir ini dihargai sangat mahal dan jarang ditemukan hari ini. Spektrum memiliki berbagai ukuran. Ini disebabkan perbedaan fungsi pada masing-masing ukuran. Spektrum ukuran kecil digunakan untuk jazz, sedangkan ukuran besar digunakan untuk bass.


2. tali atau strap



Tali atau strap gitar adalah tali yang digunakan untuk menggantung gitar di bahu pengguna. Metode ini dilakukan untuk memudahkan bermain gitar sambil berdiri. Aksesori lain pada tali adalah logam yang menghubungkan ke tubuh gitar dengan sekrup.

baca juga: sejarah dan pengertian musik pop

Gitar terus berkembang hingga saat ini dan telah menjadi alat musik paling populer. Nada yang dihasilkan melalui bagian-bagian string oleh musisi dan komposer ahli telah menjadi instrumen di seluruh dunia. Jumlah musisi gitar sudah sangat besar, terutama di Indonesia. Masuknya gitar di negara kita dimulai pada era kolonial, dihibur oleh seni bermain gitar. Gitar yang diperkenalkan oleh Portugis (tahanan Belanda) pada abad ke-17 benar-benar menjadi hiburan yang menyenangkan bagi orang-orang jajahan. Bahkan gitar sering dengan iringan musik keroncong saat itu. Perkembangan teknologi, peradaban dan kemandirian Indonesia menjadikan gitar lebih populer di wilayah Indonesia yang dipertahankan hingga sekarang.

Jenis-Jenis Gitar Akustik Dan Elektrik

Gitar adalah alat musik gesek yang dimainkan dengan cara memetik, biasanya menggunakan jari atau spektrum. Gitar dibentuk pada bagian tubuh yang dipotong dengan daerah leher yang padat, di mana senar biasanya berjumlah enam. Gitar secara tradisional terbuat dari berbagai kayu dengan tali nilon atau baja. Beberapa gitar modern terbuat dari bahan polycarbonate. Secara umum, gitar dibagi menjadi dua jenis: akustik dan listrik.

Gitar akustik dengan bagian-bagian tubuh berongga telah digunakan selama ribuan tahun. Ada tiga jenis utama dari gitar akustik modern: gitar akustik string nilon, gitar akustik string baja dan gitar archtop. Gitar klasik biasanya dimainkan sebagai instrumen solo menggunakan teknik sidik jari yang komprehensif.

Diperkenalkan pada 1930-an, gitar listrik mengandalkan ampli yang mampu menangani suara gitar secara elektronik. Pada awalnya, gitar listrik menggunakan badan berlubang (hollow body), tetapi kemudian penggunaan benda padat (solid body) nampaknya lebih tepat. Gitar listrik dikenal sebagai instrumen dalam berbagai genre musik, seperti blues, country, reggae, jazz, metal, rock dan berbagai bentuk musik pop.


Tipe Gitar Akustik( Accoustic)


Gitar akustik ialah tipe perlengkapan musik gitar yang menciptakan bunyi dari getaran senar gitar yang dialirkan lewat sadel serta jembatan( bridge) tempat pengikat senar ke dalam ruang suara. Suara yang sudah dialirkan ke dalam ruang suara ini hendak beresonansi terhadap kayu tubuh gitar.

Segala bagian gitar akustik biasanya dibuat dari kayu dengan senar berbahan baja ataupun nilon. Tipe serta mutu kayu dan tipe senar yang digunakan pasti hendak pengaruhi suara yang dihasilkan.

Berikut ini merupakan jenis- jenis gitar akustik yang bersumber pada wujud, ciri, serta mekanisme suara yang dihasilkan.


1. Gitar Senar Baja( steel- string)





Gitar senar baja ialah gitar akustik yang sangat universal digunakan, gitar buat pendatang baru, serta dapat dikatakan bagaikan instrumen dasar buat para pencipta lagu. Instrumen yang serba guna, kaya hendak nada serta resonansi, dan jadi instrumen harus buat para musisi.

Semacam namanya, gitar senar baja mempunyai senar yang dibuat dari bahan baja serta mempunyai 14 hingga 16 fret. Secara universal memanglah lebih keras serta acapkali bisa membuat sakit pada jari kala memainkannya, tetapi senar baja bisa menciptakan suara yang lebih melengking serta bright sehingga lebih fleksibel buat memainkan bermacam genre musik.


2. Gitar Klasik



Gitar spanyol, begitu memanglah umumnya gitar klasik ini diucap, sebab memanglah tempat asalnya dari Spanyol. Gitar klasik mempunyai dimensi tubuh yang lebih ramping daripada gitar senar baja. Tidak hanya itu, dia memakai senar nilon( bukan baja).

Dimensi leher gitar klasik pula tidak lebih panjang dari gitar senar baja. Jumlah fret pada gitar klasik cuma 12 sampai 14 hingga body gitar. Pemakaian senar dari bahan nilon pada gitar klasik menciptakan kepribadian suara yang tebal, lembut, serta romantic yang sesuai digunakan pada musik klasik.


3. Gitar Flamenco



Gitar flmenco ialah instrumen senar nilon lain di samping gitar klasik yang bersama berasal dari Spanyol. Gitar ini pula bersama tidak mempunyai fleksibilitas luas semacam gitar senar baja, sebab biasanya digunakan buat toque, ialah bagian bermain gitar pada seni flamenco dari Spanyol.

Gitar flamenco terbuat lebih ringan dengan atasan yang lebih tipis daripada gitar klasik yang menciptakan mutu kepribadian suara yang lebih cerah serta perkusif. Gitar flamenco secara tradisional dibuat dari kain cypyp Spanyol, sycamore, ataupun rosewood buat bagian balik serta samping, setelah itu tumbuhan cemara buat bagian atas.

Salah satu perbandingan lagi yang nampak dari gitar flamenco dengan gitar klasik merupakan dimensi fretboard- nya yang lebih lebar. Gitar flamenco mayoritas jadi opsi musisi ataupun orang- orang yang gemar memainkan not dengan alterasi panjang.

Metode memainkannya juga sedikit berbeda dengan gitar klasik ataupun gitar pada biasanya. Buat jelasnya, sebagian musisi gitar flamenco dapat kita saksikan bagaikan acuan: Paco De Lucia, Vicente Amigo, Sabicas, Diego Del Gastor, Serranito serta Paco Pena.


4. Gitar Resonator



Gitar resonator ialah gitar akustik yang suaranya berasal dari satu ataupun lebih kerucut logam yang berbalik( resonator), bukan berbahan kayu pada body bagian atasnya. Pada gitar ini, kita pula tidak hendak menciptakan lubang suara sebab sudah digantikan dengan piringan bulat yang bermanfaat buat menyembunyikan resonator kerucut.

Awal mulanya, gitar resonator dirancang biar suara yang dihasilkan jadi lebih keras dibandingkan dengan gitar berbahan dasar kayu pada biasanya. Gitar kayu dikira tidak sanggup bersaing dengan instrumen yang lain pada pduan musik orkestra.


5. Gitar Baja



Gitar baja ini berasal dari kebudayaan orang- orang Hawaii. Gitar ini mempunyai beban yang lumayan berat bila dibanding dengan gitar pada biasanya, sehingga metode memainkannya juga wajib dipangku.

Gitar baja terdiri dari 2 tipe gitar, lap guitar serta gitar dengan pedal yang dimainkan secara horizontal di atas pangkuan. Dengan metode kaki kiri menekan instrumen pada pedal, sebaliknya kaki kanan digunakan buat mengendalikan volume pada pedal.

Buat lap guitar, metode memainkannya dengan diaruh di atas pangkuan ataupun di atas meja. Memainkannya juga bukan dengan menekan senar pada fretboard dengan jari, melainkan memakai metal bar.


6. Gitar 12 Senar



Cocok dengan namanya, gitar ini mempunyai 12 senar yang digabungkan berpasang- pasang, sehingga secara sekilas senantiasa nampak semacam 6 senar. Dengan paduan 12 senar, gitar ini bisa menciptakan nada suara yang lebih jernih serta jelas.

Buat memainkan gitar ini dengan benar, kita wajib menekannya lebih kokoh supaya tidak menciptakan suara yang fals. Gitar 12 senar ini sangat baik buat progress akord penuh serta tebal yang acapkali beresonansi dengan metode yang kayaknya lebih dari satu gitar dimainkan.


Tipe Gitar Elektrik/ Listrik



Berbeda dengan gitar akustik yang menciptakan bunyi dari resonansi getaran senar, gitar elektrik memerlukan sebagian pickup buat mengganti bunyi ataupun getaran dari senar gitar jadi arus listrik yang setelah itu dikuatkan kembali memakai seperangkat amplifier serta loud speaker.

Gitar elektrik awal kali digunakan oleh gitaris- gitaris jazz yang memakai amplifier hollow bodies buat memperoleh suara yang lebih besar. Gitar elektrik ialah instrumen kunci dalam pertumbuhan musik yang bermula semenjak 1940 dengan timbulnya Chicago Blues, rock n’ roll, serta blues rock 1962.

Setidanya, kita hadirkan di mari 4 tipe gitar elektrik yang bermunculan bersamaan dengan perkembangannya:


7. Gitar Solid Body



Gitar solid body ialah gitar listrik sangat serbaguna dibandingkan sesamanya, sehingga gitar ini jadi gitar yang sangat terkenal serta sangat universal dijual serta dimainkan. Dengan berbekal keahlian pemain serta pernak- pernik yang digunakan, gitar listrik bisa diandalkan buat memainkan bermacam genre musik, dari musik jazz, blues, sampai rock, serta heavy metal.

Semacam namanya, gitar ini terdiri dari sepotong kayu padat( solid) yang tidak dilengkapi dengan soundhole( lubang resonansi) semacam pada gitar akustik. Body gitar sejenis ini dapat dibuat dari 2 sampai 12 lapis dalam satu kayu utuh. Terus menjadi banyak lapis kayu pada suatu body, hingga hendak terus menjadi rendah tingkatan sustain serta resonansinya.

Pickups serta kelistrikan dipasang pada bagian dalam gitar, Dengan wujud gitar solid yang bermacam- macam, desain gitar yang sangat terkenal merupakan Les Paulm Stratocaster, Telecaaster, serta Gibson SG.


8. Gitar Semi- Akustik



Gitar elektrik semi- akustik barangkali nampak semacam gitar solid body, tetapi gitar semi- akustik ini mempunyai hollow sound box besar yang terletak pada body gitar supaya bisa menciptakan suara yang nyaring sehingga tidak membutuhkan amplifier kala dimainkan di ruangan kecil.

Sound box pada gitar semi- akustik dibuat dari bahan metal sehingga sanggup menciptakan mutu suara yang berbeda dengan gitar akustik. Tipe gitar ini bisa dimainkan bagaikan gitar akustik sekalian gitar listrik. Dengan harga yang relatif mahal, gitar ini sediakan wujud, dimensi, kedalaman body, serta potongan ruang yang bermacam- macam.


9. Gitar Elektrik- Akustik



Gitar elektrik- akustik ( gitar akustik- elektrik ataupun listrik- akustik) pada dasarnya merupakan gitar akustik yang sanggup menciptakan suara yang luar biasa baik secara natural ataupun memakai amplifier. Gitar Gitar ini mempunyai lubang resonansi semacam gitar akustik, tetapi pimped keluar secara elektronik.

Tipe gitar ini bisa dipasangkan dengan pickup, mikrofon built- ini, ataupun apalagi sensor Piezo yang sangat sensitif buat mengambil getaran supaya diperkuat serta dikirim ke mixer ataupun fitur perekam yang lain.


10. Gitar Archtop



Gitar archtop ialah gitar listrik dengan semi- hollow body serta steel string yang biasanya sangat digandrungi oleh musisi jazz nyaris di segala dunia. Tampilan luarnya, gitar ini nampak sama semacam gitar akustik ataupun elektrik, apalagi acapkali dikira bagaikan biola besar oleh orang awam.

Tetapi berbeda dengan gitar akustik, gitar archtop mempunyai top body yang dibuat dari bahan maple, sedangkan gitar akustik biasanya mengenakan bahan kayu spruce. Kala dimainkan, suara gitar archtop cenderung semacam gitar elektrik dengan sentuhan mellow.

Gitar archtop memanglah identik dengan musik jazz kareka kepribadian suaranya yang memanglah sesuai dengan aliran tersebut. Apalagi salah satu gitar archtop sangat populer, Gibson ES- 175, sempat dipromosikan di atas panggung oleh Steve Howe, Wes Montgomery, serta Joe Pass.


Tipe Gitar Mini

Cocok dengan namanya, gitar mini memanglah mempunyai dimensi yang mini, paling tidak setengahnya dari gitar konvensional sehingga gampang dibawa buat bepergian. Terdapat sebagian tipe gitar mini yang terkenal semacam gitar traveler, gitar akustik mini, gitar parlor, serta gitar tenor.


11. Gitar Mini Traveler



Dimensi gitar konvensional yang besar pasti sangat tidak bersahabat bila dibawa bertualang oleh para turis yang hobi main gitar. Mereka pasti menginginkan gitar dengan wujud serta spesifikasi spesial buat penuhi faktor kepraktisan untuk para gitaris di ekspedisi.

Buat menanggapi itu, gitar mini traveler menawarkan body yang didesain dengan wujud yang khas, ringan, serta sangat portable. Leher serta fretboard gitar hendak senantiasa semacam gitar akustik umumnya tetapi dengan dimensi yang diperingkas sepraktis bisa jadi.


12. Gitar Akustik Mini



Tidak hanya pula portable sehingga instan buat dibawa ke mana- mana, gitar akustik mini didesain sedemikian rupa bagaikan hadiah buat kanak- kanak yang mengawali belajar gitar. Dengan ukurannya yang mini, dengan fretboard yang pula lebih kecil sehingga sangat sesuai digunakan bagaikan perlengkapan latihan pendatang baru buat sang kecil.


13. Gitar Parlor



Tipe gitar parlor ialah suatu yang istimewa di tahun 1800- an, paling utama di Eropa. Kala itu, gitar ini dilengkapi dengan senar nilon. Pada dini 1900- an, para musisi blues betul- betul membuat hentakan dengan gitar berdimensi mini ini.

Gitar ini diucap dengan gitar parlor sebab sering digunakan di ruang tamu ataupun teras buat menghibur tamu yang tiba. Gitar parlor banyak disukai sebab ukurannya yang kecil serta mempunyai suara yang khas. Dahulu, gitar ini biasanya dimainkan oleh perempuan.

Popularitas gitar parlor bermula di dini abad ke- 19 serta banyak digunakan bagaikan instrumen musik berjenis folk serta blues. Bersamaan berjalannya waktu, gitar ini tidak lagi diidentikkan dengan feminisme lagi, sehingga pula dipakai oleh musisi- musisi laki- laki semacam Steve Howe( Yes) serta Ian Anderson( Jethro Tull).


14. Gitar Tenor



Gitar tenor merupakan gitar bersenar 4 yang berdimensi sedikit lebih kecil dari gitar akustik. Instrumen ini pada mulanya dibesarkan dalam wujud akustiknya oleh Gibson Guitar Company serta CF Martin& Company sehingga pemain tenor 4 senar bisa melaksanakan double pada gitar.

Terkadang bodinya berupa semacam piramida ataupun lebih tidak sering lagi, dengan badan kayu semacam banjo bulat. Gitar tenor umumnya mempunyai panjang skala yang sama dengan tenor banjo, ialah antara 53 serta 58 centimeter.

Berlangganan update artikel terbaru via email

Belum ada Komentar untuk "Sejarah 14 Jenis Gitar Akustik Dan Elektrik Lengkap Dengan Perkembangannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel